https://signaturebar-grants.com/ – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah setelah Sri Mulyani diganti Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Pergantian ini langsung memengaruhi sentimen pelaku pasar yang menilai kebijakan fiskal ke depan masih penuh ketidakpastian. Investor bereaksi dengan aksi jual sehingga IHSG ditutup di zona merah.
Perubahan kabinet ini menjadi perhatian utama karena Sri Mulyani dikenal dengan reputasinya yang kuat dalam menjaga stabilitas fiskal. Saat digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala LPS, pasar modal sempat menunjukkan reaksi negatif. Banyak analis menilai pasar masih menunggu langkah konkret Purbaya dalam mengendalikan defisit anggaran serta menjaga kepercayaan investor asing.
Meski IHSG terkoreksi, sejumlah sektor masih menunjukkan ketahanan. Saham perbankan dan komoditas berhasil menahan penurunan lebih dalam, sementara saham teknologi dan properti tertekan cukup signifikan. Investor ritel memilih bersikap hati-hati sambil menunggu pernyataan resmi dari Menteri Keuangan baru mengenai arah kebijakan fiskal.

Analis pasar modal memperkirakan tekanan terhadap IHSG hanya bersifat jangka pendek. Jika Purbaya mampu memberikan sinyal positif terkait kesinambungan kebijakan fiskal, kepercayaan investor bisa pulih. Namun, jika ketidakpastian berlanjut, volatilitas pasar diprediksi masih akan tinggi dalam beberapa pekan ke depan.
Pergantian Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi momentum penting bagi Indonesia. Stabilitas pasar modal akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menjaga konsistensi kebijakan ekonomi di tengah kondisi global yang penuh tantangan.
